Fungsi Uang (Asli & Turunan) Lengkap Beserta Contoh & Penjelasannya

Fungsi Uang (Asli & Turunan) Lengkap Beserta Contoh & Penjelasannya

Kali ini akan dibahas tentang apa saja fungsi uang, baik fungsi asli uang (fungsi primer) maupun fungsi turunan uang (fungsi sekunder) lengkap beserta penjelasan dan contohnya. Uang sendiri dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa.

Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang. Di antara jenis-jenis uang terdiri dari uang logam dan uang kertas.

Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran. Secara kesimpulan, uang adalah suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar, dan melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa, dan pada waktu yang bersamaan bertindak sebagai alat penimbun kekayaan.

(baca juga syarat-syarat uang)

Fungsi Uang

Fungsi Uang (Asli & Turunan) Lengkap Beserta Contoh & Penjelasannya

Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedakan menjadi dua yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.

Fungsi Asli Uang

Fungsi asli uang atau fungsi primer uang ini melekat dan mengacu pada tujuan awal diciptakannya uang. Berikut fungsi asli uang lengkap beserta penjelasan dan contohnya,

1. Sebagai Alat Tukar Umum

Sebagai alat tukar umum (medium of exchange), yaitu uang berfungsi untuk mempermudah pertukaran atau sebagai alat untuk pertukaran dan mengatasi kesulitan dalam pertukaran secara natura (barter). Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter bisa diganti dengan menjadikan uang sebagai alat tukar. Jadi pertukaran barang dengan barang yang cenderung susah bisa diganti menjadi barang dengan uang atau sebaliknya. Contoh : Membeli motor dengan uang (uang ditukar dengan motor).

2. Sebagai Satuan Hitung

Sebagai satuan hitung (unit of account), yaitu uang berfungsi untuk menentukan nilai / harga dari sebuah barang atau jasa yang diperjualbelikan, serta menghitung besar kecilnya pinjaman dan menunjukkan besarnya kekayaan. Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran. Dengan adanya uang ini, kita dapat dengan mudah menentukan seberapa besar nilai suatu barang atau jasa. Contoh : Harga sebuah buku 30.000, harga sebuah laptop 5.000.000, dan lain sebagainya.

3. Sebagai Penyimpan Nilai

Sebagai penyimpan nilai (valuta), yaitu karena uang dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang pedagang saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang atau jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa pada masa mendatang.

Fungsi Turunan Uang

Setelah kita mengetahui fungsi asli uang, selanjutnya adalah fungsi turunan uang / fungsi sekunder uang, fungsi turunan uang dapat diartikan sebagai fungsi yang muncul selain fungsi dari tujuan awal diciptakannya uang (fungsi asli). Berikut penjelasan dan contohnya,

1. Sebagai alat pembayaran yang sah

Sebagai alat pembayaran (means of payment), kebutuhan manusia akan barang dan jasa yang semakin bertambah dan beragam tidak dapat dipenuhi melalui cara tukar-menukar atau barter. Guna mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang, yaitu uang.Contohnya untuk melakukan pembayaran berbagai transaksi, misal pembayaran pajak, iuran, listrik dan sebagainya.

2. Sebagai alat pembayaran utang

Sebagai pembayaran utang (standard of deferred payment), uang berfungsi untuk melakukan dan menentukan pembayaran kewajiban atau digunakan untuk standar pembayaran utang, hal tersebut karena uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang.

3. Sebagai alat penimbun kekayaan

Uang sebagai alat penimbun kekayaan (store value), sebagian orang biasanya tidak menghabiskan semua uang yang dimilikinya untuk keperluan konsumsi. Ada sebagian uang yang disisihkan dan ditabung untuk keperluan pada masa datang.

Hal ini dikarenakan seseorang terkadang memiliki keadaan keuangan yang tidak stabil atau tetap. Suatu hari mereka bisa mempunyai uang yang berlebih, dan bisa saja di waktu yang lain mereka dapat mengalami kekurangan uang untuk pembayaran tertentu.

Seseorang dapat menimbun kekayaan dengan cara membeli tanah, perhiasan dan rumah. Dengan uang seseorang juga akan lebih mudah menukarkan suatu barang dengan barang lain yang ia kehendaki dimasa yang akan datang.

4. Sebagai alat pemindah kekayaan

Seseorang yang hendak pindah dari suatu tempat ke tempat lain dapat memindahkan kekayaannya yang berupa tanah dan bangunan rumah ke dalam bentuk uang dengan cara menjualnya. Di tempat yang baru dia dapat membeli rumah yang baru dengan menggunakan uang hasil penjualan rumah yang lama.

5. Sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi

Fungsi turunan uang yag terakir adalah sebgai alat pendorong kegiatan ekonomi. Apabila nilai uang stabil orang lebih bergairah dalam melakukan investasi. Dengan adanya kegiatan investasi, kegiatan ekonomi akan semakin meningkat.

Demikianlah fungsi fungsi uang, baik fungsi asli uang maupun turunannya lengkap beserta contoh dan penjelasannya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan pengetahuan kita semua.

Tinggalkan komentar