Alat Ukur Panjang Beserta Fungsi, Ketelitian, Gambar dan Penjelasannya

Alat Ukur Panjang Beserta Fungsi, Ketelitian, Gambar dan Penjelasannya

Kali ini akan diulas tentang macam-macam alat ukur panjang beserta fungsi, ketelitian, gambar dan penjelasannya. Dalam fisika dan teknik, pengukuran merupakan aktivitas yang membandingkan kuantitas fisik dari objek dan kejadian dunia nyata. Alat ukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian tersebut.

Panjang sendiri adalah dimensi suatu benda yang menyatakan jarak antar ujung. Panjang juga salah satu besaran yang masuk dalam kelompok tujuh besaran pokok. Baik panjang maupun besaran lainnya bisa diukur dengan alat ukur besaran pokok tertentu untuk diketahui hasilnya.

Alat ukur panjang sendiri adalah instrument (alat) yang di gunakan untuk menghitung besaran panjang dan biasanya dalam satuan meter, cm dan mm.

Alat ukur ini sanagt berguna dan berfungsi untuk mengukur panjang suatu benda, barang atau objek secara tepat. Ketepatan hasil ukur salah satunya ditentukan oleh jenis alat yang digunakan. Penggunaan suatu jenis alat ukur tertentu ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu: ketelitian hasil ukur yang diinginkan, ukuran besaran yang diukur, dan bentuk benda yang akan diukur.

Maka dari itu penting untuk menetahui alat ukur apa yang akan digunakan, jika untuk mengukur benda biasa misalnya lemari, maka anda cukup menggunakan penggaris atau mistas sebagai alat ukur panjangnya. Namun jika mengukur benda kecil yang rumit seperti ketebalan kertas, maka pilihannya adalah mikrometer sekrup.

Jadi kita harus menyesuaikan alat ukur panjang yang tepat agar hasil pengukurannya juga tepat. Pemilihan alat ukur yang kurang tepat akan menyebabkan kesalahan pada hasil pengukuran.

Beberapa contoh alat ukur panjang diantaranya adalah penggaris/mistar, jangka sorong, meteran/pita ukur dan mikrometer sekrup. Alat alat ini memiliki ketelitian yang berbeda beda, fungsinya dalam mengukur panjang juga berbeda beda. Penjelasan mengenai masing masing jenis alat pengukur panjang tersebut akan dibahas secara lengkap pada artikel ini.

Macam-Macam Alat Ukur Panjang

Lalu apa saja macam macam alat ukur panjang yang ada dan penjelasannya? Untuk lebih jelasnya simak berikut ini daftar alat ukur panjang lengkap beserta fungsi, ketelitian, gambar dn penjelasannya secara lengkap.

1. Penggaris / Mistar

Alat Ukur Panjang Beserta Fungsi, Ketelitian, Gambar dan Penjelasannya

Alat ukur panjang yang pertama dan paling umum adalah Penggaris atau mistar. Penggaris adalah sebuah alat pengukur dan alat bantu gambar untuk menggambar garis lurus.

Terdapat berbagai macam penggaris, dari mulai yang lurus sampai yang berbentuk segitiga (biasanya segitiga siku-siku sama kaki dan segitiga siku-siku 30°–60°). Penggaris dapat terbuat dari plastik, logam, kayu dan sebagainya. Juga terdapat penggaris yang dapat dilipat.

Mistar/penggaris memiliki ukuran skala terkecil 1 mm sehingga memiliki ketelitian sebesar 0,5 mm diperoleh dari setengan dari skala terkecil. Pada saat melakukan pengukuran menggunakan mistar, arah pandangan orang tersebut harus tegak lurus dengan dengan skala yang ada pada mistar dan benda yang diukur tersebut.

Hal ini untuk memberikan hasil akurat dan menghindari kesalahan dalam mengukur panjang sebuah benda (paralaks). Paralaks yaitu kesalahan yang terjadi saat membaca skala suatu alat ukur karena kedudukan mata pengamat tidak tepat posisinya.

2. Meteran

alat ukur panjang

Meteran / meter ukur / pita ukur / rollmeter adalah alat ukur panjang yang sangat penting dipergunakan dalam bangunan. Ketelitian pengukuran dengan rollmeter sampai 0,5 mm. Alat ukur panjang ini sebenarnya sama seperti mistar namun lebih panjang dan bisa digulung.

Satuan yang dipakai pada meteran yaitu mm atau cm, feet tau inch. Meteran biasanya digunakan sebagai alat ukur untuk mengukur benda yang cukup panjang dan besar misalnya mengukur tanah, bangunan, kayu, rumah dan sebagainya.

Setiap pekerjaan akan sering berhubungan dengan alat ini karena semua pekerjaan pasti berhubungan dengan ukuran. Alat akur besaran panjang ini dapat dijumpai dalam berbagai bentuk dan ukuran, bahan alat ukur ada yang terbuat dari kayu, kain, plastik dan juga dari plat besi.

Umumnya alat ukur dibuatkan dalam dua satuan ukuran metrik yaitu dalam satuan meter dan inchi yang mana harus mengikuti ukuran standard yang berlaku. Meter ukur saat ini dipasaran banyak dijumpai dalam berbagi ukuran panjang.

Meter ukur kecil biasanya mempunyai ukuran panjang 3 m dan 5 m. Sedangkan meter ukur panjang yang biasanya dalam bentuk roll terdapat dalam ukuran 10 m, 20 m, 30 m , 50 m dan 100 m.

3. Jangka Sorong

Alat Ukur Panjang Beserta Fungsi, Ketelitian, Gambar dan Penjelasannya

Alat ukur panjang selanjutnya adalah jangka sorong. Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian-bagian jangka sorong, yaitu rahang tetap dan geser (sorong).

Skala panjang yang terdapat pada rahang tetap adalah skala utama, sedangkan skala pendek pada rahang geser adalah skala nonius atau vernier, diambil dari nama penemunya. Skala utama memiliki skala dalam cm dan mm. Sedangkan skala nonius memiliki panjang 9 mm dan dibagi 10 skala.

Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorong di bawah 30 cm dan 0.01 untuk yang di atas 30 cm.

Penggunaan jangka sorong dalam mengukur panjang bisa dilihat di berbagai bengkel dan tempat yang memproduksi barang dengan detail dan tingkat presisi yang tinggi. Jangka sorong sangat pas digunakan untuk mengukur benda benda kecil dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Kegunaan jangka sorong adalah :

  • Mengukur panjang suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit.
  • Mengukur panjang sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang seperti pada pipa, dengan cara diulur.
  • Mengukur panjang kedalamanan celah atau lubang pada suatu benda dengan cara menancapkan atau menusukkan bagian pengukur.

4. Mikrometer Sekrup

alat ukur panjang mikrometer sekrup

Alat ukur panjang selanjutnya adalah mikrometer sekrup. Mikrometer sekrup adalah sebuah alat ukur yang sangat presisi dan memiliki tingkat akurasi tinggi. Mikrometer dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0.01 mm.

Mikrometer banyak digunakan di dalam teknik mesin dan elektro karena akurasinya yang bagus dalam mengukur ketebalan benda atau diameter benda yang sangat kecil.

Intinya mikrometer sekrup ini digunakan untuk mengukur panjang, ketebalan dan diameter dari benda-benda yang cukup kecil dan  sangat tipis misalnya kertas, rambut, lempeng baja, aluminium, kertas, seng, diameter kabel, kawat, lebar kertas, dan masih banyak lagi.

Terdapat dua bagian-bagian mikrometer sekrup yakni selubung (poros tetap) dan selubung luar (poros ulir). Pada mikrometer sekrup terdapat dua macam skala, yaitu skala tetap dan skala putar (nonius).

Skala panjang yang ada pada poros tetap mirkometer sekrup merupakan skala utama, sedangkan pada poros ulir adalah skala nonius. Mikrometer sekrup memiliki ketelitian yang lebih tinggi dari macam macam alat ukur panjang lainnya.

Demikianlah daftar macam macam alat ukur panjang beserta fungsi, ketelitian, gambar dan penjelasannya lengkap. Alat alat diatas adalah alat yang bisa digunakan untuk mengukur besaran panjang, masing masing alat memiliki tingkat ketelitian yang berbeda. Penggunaannya pun  menyesuaikan kebutuhan, sehingga kita bisa tahu mana alat ukur panjang yang perlu digunakan. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi.

Satu pemikiran pada “Alat Ukur Panjang Beserta Fungsi, Ketelitian, Gambar dan Penjelasannya”

Tinggalkan komentar