15+ Contoh Asimilasi Budaya di Indonesia dalam Kehidupan Sehari-Hari

15+ Contoh Asimilasi Budaya di Indonesia dalam Kehidupan Sehari-Hari

Contoh asimilasi budaya di Indonesia – Pengertian asimilasi adalah membaurnya 2 budaya sehingga melahirkan suatu kebudayaan baru. Contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari dapat kita temui di sekitar kita, baik itu asimilasi di bidang seni tari, musik, arsitektur, cara berpakaian, adat istiadat, bahasa dan lain-lain.

Secara umum pengertian asimilasi adalah pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli tersebut sehingga kemudian membentuk kebudayaan baru. Dalam KBBI, arti asimilasi didefinisikan sebagai penyesuaian diri terhadap kebudayaan dan pola-pola perilaku atau pembauran nilai dan sikap warga masyarakat yang tergolong sebagai suatu bangsa.

Terdapat perbedaan asimilasi dan akulturasi, karena keduanya sering dianggap identik sebagai dua jenis bentuk-bentuk interaksi sosial. Singkatnya asimilasi adalah pembauran dua budaya yang melahirkan budaya baru, sementara akulturasi adalah situasi saat kelompok tertentu dihadapkan dengan kebudayaan asing.

Dalam asimilasi, terjadi pembauran dua kebudayaan yang berbeda dan kemudian berbaur menjadai suatu kebudayaan baru. Ciri khas kebudayaan asli akan hilang, namun unsur-unsurnya masih dijumpai pada kebudayaan yang baru terbentuk tersebut.

Apa sajakah contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari? Di bawah ini adalah contoh-contoh asimilasi kebudayaan di Indonesia yang ada di sekitar kita.

contoh asimilasi budaya

15 Contoh Asimilasi di Indonesia

Pernikahan beda ras dan etnis, misalnya warga Indonesia yang menikah dengan warga Belanda sehingga melahirkan anak blasteran Indo-Belanda.

Percampuran antara musik melayu asli dengan sentuhan musik India yang kemudian menghasilkan genre musik dangdut original.

Masjid yang merupakan kebudayaan Islami kemudian dipadukan dengan corak Tionghoa sehingga terbentuklah Masjid Cheng Ho.

Perpaduan antara budaya Betawi dengan budaya Tionghoa melahirkan banyak kesenian daerah baru seperti tari cokek dan lenong.

Cara berpakaian wanita Arab dengan menggunakan jilbab dan menutup aurat kemudian dipadukan dengan pakaian kebaya khas Indonesia.

Prasasti kuno peninggalan kerajaan Hindu-Buddha banyak yang menggunakan bahasa Sansakerta merupakan hasil asimilasi dua budaya berbeda.

Banyak kosakata bahasa Inggris yang kemudian diserap dalam bahasa Indonesia dan diresmikan dalam KBBI, contohnya adalah aplikasi (application), komputer (computer), desain (design) dan masih banyak lagi yang lain.

Perpaduan musik hip hop, teknik rap dengan budaya Jawa, maka kemudian melahirkan subgenre musik baru yakni hip hop Jawa.

Adat pernikahan Jawa dipadukan dengan budaya Arab melahirkan tradisi pernikahan baru dengan kombinasi Jawa dan Islami.

Tarian zapin merupakan tarian khas daerah yang dipengaruhi oleh gaya tarian dari Timur Tengah sehingga melahirkan jenis tarian baru.

Budaya kaligrafi yang berasal dari Timur Tengah dipadukan dengan budaya Jawa dan Indonesia sehingga melahirkan karya kaligrafi Jawa.

Corak rumah-rumah dan gedung lokal di beberapa daerah banyak dikombinasikan dengan arsitektur Eropa agar terlihat lebih modern dan bagus.

Tradisi Indonesia kuno di era animisme-dinamisme dengan ritual sesajen dipadukan dengan budaya Islami melahirkan tradisi baru seperti selametan dan sekaten.

Seni tari Seudati yang merupakan tarian khas daerah dipadukan dengan pembacaan sholawat Nabi yang merupakan budaya Islami Timur Tengah.

Pada makam-makam banyak digunakan tulisan Arab pada batu nisannya, merupakan hasil akulturasi budaya lokal dan budaya Arab.

Nah itulah 15 contoh asimilasi kebudayaan di Indonesia yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari beserta penjelasan lengkapnya. Contoh-contoh asimilasi tersebut berasal dari berbagai bidang dari mulai seni rupa, musik, tarian, fashion, arsitektur, kepercayaan, pemerintahan dan lain-lain.

Tinggalkan komentar