Fungsi Media Pembelajaran Menurut Para Ahli Pendidikan [Lengkap]

Fungsi Media Pembelajaran Menurut Para Ahli Pendidikan [Lengkap]

Fungsi media pembelajaran – Kali ini akan dibahas mengenai apa peran dan fungsi media pembelajaran seperti yang dikemukakan oleh para ahli dan pakar di bidang pendidikan. Dengan memahami kegunaan media pembelajaran, maka para pendidik dan guru akan sadar betapa pentingnya menggunakan media dalam proses mengajar para siswa/murid.

Pengertian media pemelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Definisinya pun mencakup segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar sehingga memudahkan pencapaian tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.

Ada banyak jenis-jenis media pembelajaran. Penggunaan media dalam proses pembelajaran juga sudah tersebar merata di berbagai penjuru dunia. Hal ini dikarenakan manfaat media pembelajaran ini cukup vital di era teknologi yang semakin berkembang pesat. Para pendidik pun lebih dimudahkan dalam mengajar karena berbagai jenis media pembelajaran yang bisa digunakan.

Sebaliknya para siswa pun terbantu karena lebih mudah mencerna pelajaran jika disampaikan melalui media. Media dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar bagi peserta didik.

Media pembelajaran yang digunakan oleh para guru kepada peserta didik (siswa) tentunya dapat berpengaruh terhadap efektifitas pembelajaran. Dan dalam kegiatan belajar mengajar memiliki pengaruh yang besar terhadap alat-alat indera sehingga pelajaran mudah dicerna.

(baca juga macam-macam strategi pembelajaran)

Fungsi Media Pembelajaran Menurut Para Ahli Lengkap

Secara umum, kedudukan media dalam sistem pembelajaran adalah sebagai:

  • Alat bantu
  • Alat penyalur pesan
  • Alat penguatan (reinforcement)
  • Wakil guru dalam menyampaikan informasi secara lebih teliti, jelas, dan menarik

Salah satu kegunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar dan membawa pengaruh-pengaruh psikologi terhadap siswa.

Media pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data, dan memadatkan informasi. Namun media pembelajaran harus dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan memenuhi kebutuhan perorangan siswa.

Menurut Gerlach dan Ely, penggunaan media dalam pembelajaran memiliki 3 kelebihan yaitu :

  • Pertama, kemampuan fiksiatif, artinya dapat menangkap, menyimpan dan menampilkan kembali suatu obyek atau kejadian. Dengan kemampuan ini, obyek atau kejadian dapat digambar, dipotret, direkam, difilmkan, kemudian dapat disimpan dan pada saat diperlukan dapat ditunjukkan dan diamati kembali seperti kejadian aslinya.
  • Kedua, kemampuan manipulatif, artinya media dapat menampilkan kembali obyek atau kejadian dengan berbagai macam perubahan (manipulasi) sesuai keperluan, misalnya diubah ukurannya, kecepatannya, warnanya, serta dapat pula diulang-ulang penyajiannya.
  • Ketiga, kemampuan distributif, artinya media mampu menjangkau audien yang besar jumlahnya dalam satu kali penyajian secara serempak, misalnya siaran TV atau Radio.

Fungsi Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Dan untuk lebih jelasnya mengenai apa saja kegunaan dan peran media pembelajaran, simak penjelasan para ahli mengenai fungsi dan manfaat media pembelajaran berikut ini :

Menurut Levie & Lents (1982)

Levie & Lents mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu :

  • Fungsi atensi,
  • Fungsi afektif,
  • Fungsi kognitif,
  • Fungsi kompensatoris.

Fungsi Atensi

Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran. Biasanya pada awal pelajaran siswa tidak tertarik dengan materi pelajaran atau mata pelajaran itu merupakan salah satu pelajaran yang tidak disenangi oleh mereka sehingga mereka tidak memperhatikan.

Media gambar khususnya gambar yang diproyeksikan melalui overhead projector dapat menenangkan dan mengarahkan perhatian mereka kepada pelajaran yang akan mereka terima. Dengan demikian, kemungkinan untuk memperoleh dan mengingat isi pelajaran semakin besar.

Fungsi Afektif

Media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar (atau membaca) teks yang bergambar. Gambar atau lambang visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang menyangkut masalah social atau ras.

Fungsi Kognitif

Fungsi kognitif media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.

Fungsi Kompensatoris

Fungsi kompensatoris media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali.

Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal.

Menurut Sudjana dan Rivai (1992)

Mengemukakan beberapa fungsi media pembelajaran, yaitu:

  • Dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa karena pengajaran akan lebih menarik perhatian mereka
  • Makna bahan pengajaran akan menjadi lebih jelas sehingga dapat dipahami siswa dan memungkinkan terjadinya penguasaan serta pencapaian tujuan pengajaran
  • Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata didasarkan atas komunikasi verbal melalui kata-kata
  • Siswa lebih banyak melakukan aktivitas selama kegiatan belajar, tidak hanya mendengarkan tetapi juga mengamati, mendemonstrasikan, melakukan langsung dan memerankan

Menurut Wahyudi (2003)

Analisis terhadap fungsi media pembelajaran menurut Wahyudi lebih di fokuskan pada dua hal, yaitu analisis fungsi yang di dasarkan pada medianya dan di dasarkan pada penggunaannya.

Analisis fungsi yang di dasarkan pada media terdapat tiga, yaitu :

  • media pembelajaran berfungsi sebagai sumber belajar
  • fungsi semantik
  • fungsi manipulatif

Analisis fungsi yang di dasarkan pada penggunaannya dapat dibagi menjadi dua fungsi, yaitu

  • fungsi psikologis
  • fungsi sosio kultural

Menurut Nana Sudjana (1991)

Fungsi media pembelajaran menurut Nana Sudjana adalah penggunaan media dalam proses belajar mengajar bukan merupakan fungsi tambahan, tetapi mempunyai fungsi sendiri sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.

Penggunaan media pengajaran merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar. Media dalam pengajaran, penggunaannya bersifat integral dengan tujuan dan isi pelajaran. Penggunaan media pembelajaran bukan semata-mata sebagai alat hiburan yang digunakan hanya sekedar melengkapi proses belajar supaya lebih menarik perhatian siswa.

Namun lebih diutamakan untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu siswa dalam menangkap pengertian yang diberikan guru dan diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar.

Menurut Kemp & Dayton (1985: 28)

Fungsi media pembelajaran ada tiga apabila media itu digunakan untuk perorangan, kelompok atau kelompok pendengar yang besar jumlahnya, yaitu :

Memotivasi minat atau tindakan

Media pembelajaran dapat direalisasikan dengan teknik drama atau hiburan. Hasil yang diharapkan adalah melahirkan minat dan merangsang para siswa atau pendengar untuk bertindak (turut memikul tanggung jawab, melayani secara sukarela, atau memberikan subangan material). Pencapaian tujuan ini akan memperngaruhi sikap, nilai dan emosi.

Menyajikan informasi

Media pembelajaran dapat digunakan dalam rangka penyajian informasi dihadapan sekelompok siswa. Isi dan bentuk penyajian bersifat amat umum, berfungsi sebagai pengantar, ringkasan laporan atau pengetahuan latar belakang. Penyajian dapat pula berbentuk hiburan, drama atau teknik motivasi.

Memberi intruksi

Media berfungsi untuk tujuan instruksi di mana informasi yang terdapat dalam media itu harus melibatkan siswa baik dalam benak atau mental maupun dalam bentuk aktivitas yang nyata sehingga pembelajaran dapat terjadi.

Materi harus dirancang secara lebih sistematis dan psikologis dilihat dari segi prinsip-prinsip belajar agar dapat menyiapkan instruksi yang efektif. Di samping menyenangkan, media pembelajaran harus dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan memenuhi kebutuhan perorang siswa.

Menurut Asnawir dan M. Basyiruddin Usman

Ia membeberkan beberapa fungsi media pembelajaran, antara lain :

  • Membantu memudahkan belajar bagi siswa atau mahasiswa dan membantu memudahkan mengajar bagi guru atau dosen.
  • Memberikan pengalaman lebih nyata (yang abstrak dapat menjadi konkret)
  • Menarik perhatian siswa lebih besar (jalannya pelajaran tidak membosankan)
  • Semua indera murid dapat diaktifkan, kelemahan satu indra dapat diimbangi oleh kekuatan indra lainnya.
  • Lebih menarik perhatian dan minat murid dalam belajar.
  • Dapat membangkitkan dunia teori dengan realita.

Menurut Derek Rowntree

  • Membangkitkan motivasi belajar
  • Mengulang apa yang dipelajari
  • Menyediakan stimulus belajar
  • Mengaktifkan respon peserta didik
  • Memberikan balikan dengan segera
  • Menggalakkan latihan yang serasi

Menurut McKnow

  • Mengubah titik berat pendidikan formal, yang artinya dengan media pembelajaran yang sebelumnya abstrak menjadi kongkret
  • pembelajaran yang sebelumnya teoritis menjadi fungsional praktis
  • Membangkitkan motivasi belajar
  • Memperjelas penyajian pesan dan informasi
  • Memberikan stimulasi belajar atau keinginan untuk mencari tahu

Menurut Hamalik (1986)

Fungsi media pembelajaran dapat membangkitkan keinginan dan minat baru, meningkatkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan berpengaruh secara psikologis kepada siswa. Selanjutnya diungkapkan bahwa penggunaan media pengajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian informasi (pesan dan isi pelajaran) pada saat itu.

Kehadiran media dalam pembelajaran juga dikatakan dapat membantu peningkatan pemahaman siswa, penyajian data/informasi lebih menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data, dan memadatkan informasi. Jadi dalam hal ini dikatakan bahwa fungsi media adalah sebagai alat bantu dalam kegiatan belajar mengajar.

Menurut Sadiman, dkk (1990)

Menyampaikan fungsi media pembelajaran secara umum, adalah sebagai berikut:

  • memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat visual;
  • mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera, misal objek yang terlalu besar untuk dibawa ke kelas dapat diganti dengan gambar, slide, dsb., peristiwa yang terjadi di masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat film, video, foto atau film bingkai;
  • meningkatkan kegairahan belajar, memungkinkan siswa belajar sendiri berdasarkan minat dan kemampuannya, dan mengatasi sikap pasif siswa; dan
  • memberikan rangsangan yang sama, dapat menyamakan pengalaman dan persepsi siswa terhadap isi pelajaran.

Fungsi Media Pembelajaran Secara Umum

Selain fungsi media pembelajaran yang telah dikemukakan oleh para ahli pendidikan diatas, dibawah ini beberapa fungsi lain dari penggunaan media dalam proses pembelajaran :

  • Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki peserta didik
  • Dapat melampaui batasan ruang kelas, melalui penggunaan ruang yang tepat, maka semua objek dapat disajikan kepada peserta didik
  • Melengkapi dan memperkaya informasi dalam kegiatan belajar mengajar.
  • Mendorong motivasi belajar.
  • Dapat dipergunakan sebagai suatu hal yang memungkinkan adanya interaksi antara siswa dengan lingkungan yang ada disekitarnya.
  • Menambah pengertian nyata tentang suatu pengetahuan.
  • Memungkinkan siswa memilih kegiatan belajar sesuai dengan kemampuan, bakat dan minatnya.
  • Mudah dicerna dan tahan lama dalam menyerap pesan-pesan (informasinya sangat membekas dan tidak mudah lupa)
  • Mampu mengeluarkan atau menghasilkan keseragaman pengamatan yang dilakuan peserta didik.
  • Media dapat diterapkan sebagai upaya menanamkan konsep dasar yang konkrit, benar, dan juga realistis pada proses belajar.
  • Membangkitkan keinginan dan juga semangat yang baru bagi peserta didik dan tenaga pendidik (guru)
  • Mampu membangkitkan motivasi dan merangsang seorang anak (peserta didik) agar belajar lebih maksimal.
  • Menyampaikan informasi dalam proses belajar mengajar.
  • Menambah variasi dalam penyajian materi.

Demikianlah artikel mengenai peran, fungsi dan manfaat media pembelajaran menurut para ahli secara lengkap. Semoha penjelasan diatas bermanfaat dan bisa menambah wawasan ilmu pengetahuan kita mengenai apa sebanarnya kegunaan dan fungsi media pembelajaran.

Tinggalkan komentar