Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli Lengkap Beserta Penjelasannya

Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli Lengkap Beserta Penjelasannya

Fungsi manajemen – Manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Pengertian manajemen pun mencakup banyak hal dari kegiatan produksi dan ekonomi.

Secara etimologis, pengertian manajemen merupakan seni untuk melaksanakan dan mengatur. Manajemen ini juga dilihat sebagai ilmu yang mengajarkan proses mendapatkan tujuan dalam organisasi, sebagai usaha bersama dengan beberapa orang dalam organisasi tersebut.

Di era modern, peran manajemen sangat penting. Manajemen dibutuhkan di tiap kegiatan manusia, baik itu manajemen ekonomi atau manajemen operasional. Pada tiap kegiatan produksi juga dibutuhkan manajemen agar perusahaan menghasilkan produk yang optimal.

Manajemen juga diperlukan dalam sebuah lembaga atau organisasi lainnya, tidak hanya perusahaan profit saja. Mulai ruang lingkup kecil sampai besar, peran dan fungsi manajemen menjadi penting dan vital agar tercapai tujuan bersama yang telah ditetapkan.

Fungsi Manajemen

Ada banyak variasi fungsi-fungsi manajemen. Yang paling banyak digunakan mungkin adalah 4 fungsi manajemen POAC yaitu planning, organizing, actuating dan controlling. Selain itu ada fungsi manajemen menurut Henry Fayol yang terdiri dari 5 fungsi yaitu planning, organizing, commanding, coordinating dan controlling.

Para ahli lain juga memiliki definisi dan pengertian fungsi manajemen masing-masing yang mungkin berbeda-beda. Untuk itu berikut akan dijelaskan fungsi manajemen secara umum dan menurut para ahli selengkapnya.

4 Fungsi Manajemen Secara Umum

Fungsi utama manajemen secara umum ada empat, yaitu planning, organizing, actuating dan controlling, biasa disingkat fungsi manajemen POAC.

  1. Planning (Fungsi perencanaan)
  2. Organizing (Fungsi pengorganisasian)
  3. Actuating (Fungsi pelaksanaan)
  4. Controlling (Fungsi pengendalian)

fungsi manajemen

1. Planning (Fungsi Perencanaan)

Fungsi planning meliputi pengaturan tujuan dan mencari cara bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam fungsi perencanaan kita harus memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber daya yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan. Selain itu juga harus direncanakan cara dan metode terbaik untuk memenuhi tujuan tersebut.

Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan. Setelahnya akan dilihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan menjadi proses terpenting dari semua fungsi manajemen. Tanpa adanya perencanaan maka fungsi-fungsi yang lainnya tidak akan dapat berjalan.

Hal-hal yang dilakukan dalam fungsi planning/perencanaan

  • Menetapkan arah dan tujuan perusahaan
  • Menentukan sumber daya yang akan digunakan
  • Menyusun langkah dan metode untuk mencapai tujuan
  • Menetapkan standar kesuksesan dalam berjalannya perusahaan
Manfaat fungsi perencanaan
  • Mempermudah pelaksanan tugas agar tepat dan terfokus ke arah tujuan yang ditetapkan
  • Menghindari kesalahan yang mungkin akan terjadi
  • Memudahkan proses pengawasan karena sudah direncanakan
  • Menjadi pedoman dasar dalam menjalankan aktivitas di masa mendatang

2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)

Fungsi organizing dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Lebih detailnya berarti proses mengelompokkan semua orang, alat, tugas tanggung-jawab dan wewenang yang dimiliki hingga memunculkan kesatuan yang bisa digerakkan dalam mencapai tujuan.

Pengorganisasian akan mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi. Aspek utama lain dari organizing adalah pengelompokan kegiatan ke departemen atau beberapa subdivisi lainnya.

Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.

Hal-hal yang dilakukan dalam fungsi organizing/pengorganisasian

  • Membagi dan menetapkan tugas dan prosedur yang dibutuhkan untuk operasional perusahaan
  • Menetapkan struktur perusahaan beserta wewenang dan tanggungjawabnya
  • Merekrut, menyeleksi, melatih dan mengembangkan tenaga kerja yang dibutuhkan
  • Menempatkan tenaga kerja pada posisi yang paling tepat dan sesuai kemampuan

Manfaat fungsi pengorganisasian

  • Menghasilkan pembagian tugas yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan
  • Menciptakan spesialisasi saat menjalankan tugas
  • Memperjelas struktur perusahaan dari atas sampai bawah
  • Mengetahui tugas dan tanggungjawab masing-masing yang akan dijalankan

3. Actuating (Fungsi Pelaksanaan)

Fungsi actuating meliputi pelaksanaan kerja dan tugas yang diberikan. Perencanaan dan pengorganisasian yang baik kurang berarti bila tidak diikuti dengan pelaksanaan kerja. Untuk itu maka dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama antar semua anggota.

Semua sumber daya manusia yang ada harus dioptimalkan untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi. Pelaksanaan kerja harus sejalan dengan rencana kerja yang telah disusun. Setiap SDM harus bekerja sesuai dengan tugas, fungsi, keahlian dan kompetensi masing-masing yang telah ditetapkan.

Hal-hal yang dilakukan dalam fungsi actuating/pelaksanaan

  • Melaksanaan tugas dan kerja yang telah diberikan
  • Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
  • Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan
  • Memastikan tanggungjawab yang diberikan telah dikerjakan

Manfaat fungsi pelaksanaan

  • Tiap pekerjaan bisa terselesaikan dengan terorganisir
  • Tiap tugas dan pekerjaan dapat dipantau dengan jelas
  • Tiap pekerja memiliki tugas dan arahan yang pasti dan sesuai

4. Controlling (Fungsi pengendalian)

Fungsi controlling meliputi kegiatan dalam menilai suatu kinerja yang berdasarkan pada standar yang sudah dibuat perubahan atau suatu perbaikan jika dibutuhkan. Pengontrolan dibutuhkan agar pekerjaan berjalan sesuai dengan visi, misi, aturan dan program kerja perusahaan.

Media pengendalian pun bervariasi, bisa dalam bentuk supervisi, pengawasan, inspeksi hingga audit. Yang terpenting terjadi pengawasan pada hal-hal menyimpang agar diketahui lebih dini dan bagaimana tugas-tugas dapat diselesaikan tepat waktu.

Hal-hal yang dilakukan dalam fungsi controlling/pengendalian

  • Melakukan evaluasi keberhasilan dalam proses mencapai tujuan sesuai indikator yang ditetapkan
  • Memastikan tiap penyimpangan yang terjadi sudah diatasi sejak dini
  • Memberi alternatif solusi atas masalah yang terjadi dalam mencapai tujuan yang ditetapkan
  • Menentukan arahan selanjutnya jika tugas sudah diselesaikan

Manfaat fungsi pengendalian

  • Tugas dapat diselesaikan tepat waktu dengan baik
  • Penyimpangan yang terjadi bisa diatasi sejak dini dengan cepat
  • Tujuan perusahaan dapat dicapai sesuai indikator yang ditetapkan

Fungsi Manajemen Menurut Henry Fayol

Menurut Henry Fayol, ada lima fungsi utama ilmu manajemen yang meliputi merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi dan mengendalikan. Berikut ini merupakan 5 fungsi manajemen menurut Henry Fayol beserta penjelasannya.

1. Fungsi Perencanaan (planning

Fungsi perencanaan adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu.

2. Fungsi Pengorganisasian (organizing

Fungsi pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi tersebut.

3. Fungsi Memerintah (commanding)

Fungsi memberi perintah atau arahan berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau intruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan.

4. Fungsi Pengkoordinasian (coordinating)

Fungsi pengkoordinasian merupakan fungsi untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan dan kekosongan kegiatan dengan jalan menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarah dalam upaya mencapai tujuan organisasi.

5. Fungsi Pengawasan (controlling)

Fungsi pengawasan meliputi kegiatan mengawasi aktivitas karyawan, menentukan apakah organisasi dapat memenuhi target tujuannya, dan melakukan koreksi bila diperlukan serta menilai pelaksanaan kegiatan.

Fungsi Manajemen Menurut George R Terry

George R Terry juga mengemukakan teorinya mengenai fungsi manajemen. Dalam bukunya yang berjudul Principle of Management dijelaskan ada 4 fungsi manajemen. Fungsi yang dijelaksan oleh G. R Terry memiliki kesamaan dengan fungsi manajemen secara umum.

Berikut merupakan penjelasan 4 fungsi manajemen menurut GR Terry selengkapnya.

1. Planning (Fungsi perencanaan)

Fungsi planning yaitu sebagai dasar pemikiran dari tujuan dan penyusunan langkah-langkah yang akan dipakai untuk mencapai tujuan. Merencanakan berarti mempersiapkan segala kebutuhan, memperhitungkan matang-matang apa saja yang menjadi kendala, dan merumuskan bentuk pelaksanaan kegiatan yang bermaksuud untuk mencapai tujuan.

2. Organizing (Fungsi pengorganisasian)

Fungsi organizing yaitu sebagai cara untuk mengumpulkan orang-orang dan menempatkan mereka menurut kemampuan dan keahliannya dalam pekerjaan yang sudah direncanakan.

3. Actuating (Fungi pelaksanaan)

Fungsi actuating yaitu untuk menggerakan organisasi agar berjalan sesuai dengan pembagian kerja masing-masing serta menggerakan seluruh sumber daya yang ada dalam organisasi agar pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan bisa berjalan sesuai rencana dan bisa memcapai tujuan.

4. Controlling (Fungsi pengendalian)

Fungsi controlling yaitu untuk mengawasi apakah gerakan dari organisasi ini sudah sesuai dengan rencana atau belum. Serta mengawasi penggunaan sumber daya dalam organisasi agar bisa terpakai secara efektif dan efisien tanpa ada yang melenceng dari rencana.

Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli Lainnya

Berikut adalah fungsi-fungsi manajemen menurut para ahli selengkapnya.

Fungsi Manajemen Menurut John F. Mee

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Motivating (motivasi)
  4. Controlling (pengawasan)

Fungsi Manajemen Menurut Louis A. Allen

  1. Leading (kepemimpinan)
  2. Planning (perencanaan)
  3. Organizing (menyusun)
  4. Controlling (mengawasi)

Fungsi Manajemen Menurut McNamara

  1. Programming (pengaturan)
  2. Planning (perencanaan)
  3. Budgeting (penganggaran)
  4. System (penyusunan sistem)

Fungsi Manajemen Menurut Kooontz & O’Donnel

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (menyusun)
  3. Staffing (penyusunan pegawai)
  4. Directing (pengarahan)
  5. Controlling (pengendalian)

Fungsi Manajemen Menurut Dr. S. Siagian 

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Motivating (motivasi)
  4. Controlling (pengawasan)
  5. Evaluating (penilaian)

Fungsi Manajemen Menurut Prof. Drs. Oey Liang Lee

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Directing (pengarahan)
  4. Coordinating (pengkoordinasian)
  5. Controlling (pengawasan)

Fungsi Manajemen Menurut William H. Newman

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Assembling Resources (pengumpulan sumber daya)
  4. Directing (pengarahan)
  5. Controlling (pengawasan)

Fungsi Manajemen Menurut Luther Gullick

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Staffing (penyusunan pegawai)
  4. Directing (pengarahan)
  5. Coordinating (pengkoordinasian)
  6. Reporting (pembuatan laporan)
  7. Budgeting (penganggaran)

Fungsi Manajemen Menurut Lindall F. Unwirk

  1. Forescating (peramalan)
  2. Planning (perencanaan)
  3. Organizing (pengorganisasian)
  4. Commanding (memberi perintah)
  5. Coordinating (pengkordinasian)
  6. Controling (pengendalian)

Fungsi Manajemen Menurut John D. Millet

  1. Directing (pengarahan)
  2. Facillitating (pemberian fasilitas)

Fungsi Manajemen Menurut Don Hellriegel & John W. Slocum, Jr

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Leading (kepemimpinan)
  4. Controlling (pengendalian)

Fungsi Manajemen Menurut Harold Koontz & Heinz Weihrich

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Staffing (Penyusunan pegawai)
  4. Leading (Kepemimpinan)
  5. Controlling (Pengendalian)

Fungsi Manajemen Menurut Dalton E. M. C. Farlang 

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Controlling (Pengaturan)

Fungsi Manajemen Menurut Nickels & McHugh

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Directing (Pengarahan)
  4. Controling (Pengaturan)

Fungsi Manajemen Menurut Richar W. Griffin

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Leading (Kepemimpinan)
  4. Controling (Pengaturan)

Fungsi Manajemen Menurut Ernest Dale

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Staffing (Penyusunan Pegawai)
  4. Directing (Pengarahan)
  5. Innovating (Pengembangan)
  6. Representing (Kesamaan)
  7. Controling (Pengaturan)

Fungsi Manajemen Menurut John Robert

  1. Planning (Pengaturan)
  2. Organizing (Pengorganisasi)
  3. Commanding (Pengarahan)
  4. Controlling (Pengawasan)

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Di bawah ini akan dijelaskan 9 fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia (SDM) beserta pengertian dan penjelasan singkatnya.

Planning (Perencanaan)

Fungsi perencanaan yaitu upaya sadar dalam pengambilan keputusan yang sudah diperhitungkan dengan matang mengenai hal apa saja yang akan dilakukan dimasa yang akan datang oleh perusahaan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.

Recruitment (Rekrutmen)

Fungsi rekrutmen adalah sebuah proses penarikan kandidat untuk mengisi posisi yang kosong dalam organisasi. Perekrutan yang efektif akan memberikan peluang kerja kepada orang orang yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang memenuhi kualifikasi dan spesifikasi dari pekerjaan.

Selection (Seleksi)

Fungsi seleksi adalah proses untuk menemukan tenaga kerja yang sesuai dan tepat dari sekian kandidat yang tersedia. Kandidat yang diterima telah lolos persyaratan dan tes/ujian yang telah dilakukan sebelumnya.

Orientasi, Pelatihan dan Pengembangan

Fungsi orientasi, pelatihan dan pengembangan adalah proses pembelajaran yang melibatkan perolehan suatu keahlian, peraturan, konsep maupun sikap supaya kinerja pegawai meningkat.

Secara umum pelatihan kerja merupakan semua aktivitas untuk memberikan, mendapatkan, menigkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, kedisiplinan, sikap serta etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu yang sesuai dengan jenjang serta kualifikasi pekerjaan dan jabatan

Evaluasi Kinerja

Fungsi evaluasi kinerja merupakan proses meninjau dan mengevaluasi kinerja seorang tenaga kerja yang sudah direkrut sebelumnya terhadap peran bagi perusahaan.

Kompensasi

Fungsi kompensasi adalah pemberian balas jasa secara langsung atau tidak langsung yang berbentuk uang ataupun barang kepada tenaga kerja sebagai bentuk imbal jasa dari perusahaan.

Pengintegrasian

Fungsi pengintegrasian adalah  aktivitas untuk menyatukan antara kepentingan perusahaan dengan kebutuhan para karyawan, sehingga menciptakan kerjasama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Pemeliharaan

Fungsi pemeliharaan adalah aktivitas untuk memelihara atau bahkan meningkatkan kondisi mental, fisik dan loyalitas pekerja supaya tercipta adanya kerjasama yang panjang.

Pemberhentian

Fungsi pemberhentian adalah pengakhiran hubungan kerja perusahaan dengan tenaga kerja yang disebabkan oleh sesuatu hal yang mengakibatkan hak dan kewajiban berakhir antara perusahaan dengan tenaga kerja.

Fungsi Manajemen Keuangan

Di bawah ini akan dijelaskan pembahasan 8 fungsi-fungsi manajemen keuangan beserta pengertian dan penjelasan singkatnya.

Perencanaan Keuangan

Fungsi perencenaan keuangan yaitu membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.

Penganggaran Keuangan

Fungsi pengangaran keuangan yaitu tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.

Pengelolaan Keuangan

Fungsi pengelolaan keuangan yaitu menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.

Pencarian Keuangan

Fungsi pencarian keuangan yaitu mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.

Penyimpanan Keuangan

Fungsi penyimpanan keuangan yaitu mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dan mengamankan dana tersebut.

Pengendalian Keuangan

Fungsi pengendalian keuangan yaitu melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada perusahaan.

Pemeriksaan Keuangan

Fungsi pemeriksaan keuangan yaitu melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.

Pelaporan Keuangan

Fungsi pelaporan keuangan yaitu penyediaan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi.

Demikianlah pengetahuan lengkap mengenai fungsi-fungsi manajemen secara umum dan menurut para ahli. Ilmu manajemen memang sangat penting dan berguna pada kegiatan perusahaan dan ekonomi. Berbagai fungsi manajemen tersebut bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan komentar