Peran Indonesia dalam PBB dalam Bidang Organisasi dan Perdamaian

Peran Indonesia dalam PBB dalam Bidang Organisasi dan Perdamaian

PBB atau Perserikatan Bangsa-Bangsa merupakan organisasi internasional antar negara-negara di dunia. Indonesia juga termasuk sebagai anggota PBB. Ada beberapa peran Indonesia dalam PBB dalam bidang organisasi, perdamaian, kemanusiaan dan penyelesaian konflik.

Indonesia resmi menjadi anggota PBB pada tanggal 29 September 1950. Penetapan Indonesia sebagai anggota PBB lewat Resolusi Majelis Umum PBB tentang ‘penerimaan Republik Indonesia dalam keanggotaan di Perserikatan Bangsa-Bangsa’.

Indonesia sempat mengundurkan diri dari keanggotaan PBB antara tahun 1965 sampai 1966. Penyebabnya adalah reaksi atas dipilihnya Malaysia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Meski begitu, Indonesia kemudian kembali bergabung dengan PBB.

Indonesia menjadi anggota Majelis Umum PBB sejak tahun 1951. Indonesia pernah sekali ditunjuk sebagai Presiden Majelis Umum PBB pada tahun 1971, yang pada saat itu diwakili oleh Adam Malik yang yang memimpin sesi ke 26 sidang Majelis Umum PBB.

Selain itu, Indonesia telah terpilih 4 kali sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB serta terpilih 3 kali sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB. Terdapat juga peran Indonesia dalam PBB lain, dalam bidang perdamaian dunia, kemanusiaan dan penyelesaian konflik negara lain.

(baca juga tujuan PBB)

peran indonesia dalam pbb

Peran Indonesia dalam PBB

Sebagai anggota PBB, Indonesia memiliki beberapa peran dalam berbagai bidang. Berikut ini adalah sejumlah peran Indonesia dalam PBB.

Peran Indonesia Sebagai Pemimpin di Dewan dan Organisasi PBB

  • Indonesia pernah ditunjuk sebagai presiden Majelis Umum PBB pada tahun 1971, yang diwakili oleh Adam Malik.
  • Indonesia pernah tiga kali terpilih menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yaitu pada periode tahun 1974-1975, periode tahun 1995-1996 dan periode tahun 2007-2008.
  • Indonesia pernah 11 kali terpilih sebagai anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, 2 kali ditunjuk sebagai presiden dari Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, serta 3 kali sebagai wakil presiden dari Dewan tersebut.
  • Indonesia pernah 3 kali terpilih menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan satu kali ditunjuk sebagai wakil presiden dari Dewan tersebut.

Peran Indonesia di PBB dalam Menjaga Perdamaian Dunia

  • Indonesia berhasil menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika (KAA) dengan sukses, yang kemudian menghasilkan Dasasila Bandung
  • Indonesia menjadi pelopor pencetusan ZOFTAN dan SEANWFZ.
  • Indonesia menjadi salah satu negara pelopor berdirinya ASEAN, organisasi antar negara-negara di Asia Tenggara.
  • Indonesia menjadi salah satu negara pemrakarsa Gerakan Non Blok (GNB).
  • Indonesia telah mengirimkan beberapa kontingen dalam rangka visi perdamaian dunia, misalnya pengiriman Pasukan Gardua I pada perang Arab-Israel (1957), Pasukan Garuda II dan III untuk perang saudara di Kongo (1960), Pasukan Garuda XIV di Bosnia (1993), Pasukan Garuda XXVI-C2 di Lebanon Selatan (2010) dan lain-lain.

Peran Indonesia di PBB dalam Memberikan Bantuan Kemanusiaan

  • Pada tahun 1984, Indonesia mengirimkan bantuan berupa beras melalui FAO yang ditujukan untuk Ethiopia yang sedang dilanda bencana kelaparan.
  • Pada tahun 1995, Indonesia membantu dalam menampung para pengungsi yang berasal dari Vietnam di pulau Galang.

Peran Indonesia di PBB dalam Membantu Penyelesaian Konflik

  • Indonesia berhasil membantu menyelesaikan konflik yang sedang terjadi di negara Kamboja pada tahun 1989.
  • Indonesia berperan menjadi mediator atas penyelesaian konflik yang terjadi antara Filiphina dan Moro National Front Liberation (MNFL) yang menguasai Mindanau Selatan.

Nah itulah peran-peran Indonesia dalam organisasi PBB atau Perserikatan Bangsa-Bangsa. Indonesia memiliki beberapa peran dalam organisasi, perdamaian, bantuan kemanusiaan dan penyelesaian konflik. Semoga bisa menambah wawasan internasional.

Tinggalkan komentar